Sabtu, 16 Desember 2017

Peluk Diri Sendiri!

Um, um, um

Seperti biasa, kebingungan mau memulai.
I've been thinking and feeling about these things recently,

Mengenai 'bercinta' dalam arti kata menaruh rasa cinta pada diri sendiri.


Rasa dan pikiran menguap ketika diri terhantam, biasa orang bilang namanya, cinta. Jatuh cinta kepada orang lain membuat seorang Putri lupa bahwasannya sebelum Ia mencitai orang lain, alangkah baiknya Ia ( seharusnya ) mengenali dirinya terlebih dulu. Been blinded by the desire, (  I didn't say it was love, because I truly believe that love is total pure and used for represents good things ) to have someone to accompany and being accompanied. I was lost into thinking that it was love, but it was all mixed up. I gave up. Whenever I had a thought of him, I'd feel insecure. Gue kira, cinta bukanlah hal yang membuat kita merasa seperti itu, bukan ? 

Dan datang waktu ketika diri disadarkan bahwa diri ini tidak memeluk dirinya sendiri. As time goes by, I try to get to know me, to understand me, to love every bit of me. Sebagai contoh : 

Dulu, kala ada sesuatu yang salah, I'd always curse at myself, I'd blame myself. But then I try to change the way I behave to myself, I'd say to myself "I know the things didn't go as what we ( Gue selalu bilang 'kita' karena entah mengapa, gue merasa diri gue tidak hanya satu ) wish, but you've did well, you've did your best, it's okay." The feeling that you get when you talk to yourself nicely, is totally precious. 

Juga, ketika diri diliputi rasa takut akan hal - hal baru, hal - hal yang dirasa mengintimidasi, I'd say to myself "It's okay, we gonna get through it, you gotta do your best, so there'll be no regret, cheers to us! We gonna do this, you can do it!" Karena gue percaya ada beberapa hal yang ngga bisa dipengaruhi oleh orang lain, kecuali diri kita sendiri, seperti ini contohnya, menghadapi ketakutan yang hanya dimengerti oleh diri sendiri. 

There comes time when I get so lazy, to be honest I don't feel right when I get so lazy, I'd understand myself by saying these to myself, "I know you don't like it, but it's okay, get some rest from being so busy." I'd feel muuuuch better after that. 

Mengenali dan mengerti diri sendiri menurut gue adalah suatu hal yang membutuhkan waktu, selamanya, karena seperti halnya dunia yang selalu orang bilang, akan ada naik - turun, atas - bawah, akan ada waktu dimana gue akan sepenuhnya bilang, "You're the best!" As a reward for myself, tapi akan ada waktu dimana gue merasa "You're worst." Karena rasa tidak selalu sama, tapi hal itu gue rasa wajar, sangat wajar, karena seperti itulah hidup, bukankah begitu ? Yang terpenting adalah bagaimana cara kita menyikapi diri kita sendiri.

Ketika gue merasa "You're worst." Disitulah rasanya sangat penting untuk lebih mengenali dan mengerti diri sendiri, untuk memeluk diri sendiri, engage dengan diri sendiri. Ketika hal seperti itu menerpa, gue akan bertanya pada diri sendiri "Kamu sedih kan? ( rasanya sedikit aneh, tapi entahlah rasanya lebih menenangkan ) ngga apa - apa, lihat apa yang bisa dipelajari, belajar dari ini."

Ada kala dimana diri terlalu keras pada dirinya yang lain, that time I can recognize myself, who  blames itself, and I'd say "You are being hard on yourself right now, it's okay, okay ?"

Beda rasanya ketika berbicara dengan diri sendiri saat ada sesuatu yang menimpa dengan tidak berbicara, rasanya lebih menguatkan, karena dulu ketika diri belum terlalu berteman dengan bagiannya yang lain, bingung untuk mencari arah yang keduanya sama - sama sepakat untuk dijalani. Ketika berdiskusi dengan diri sendiri, rasanya lebih jelas, everything ( for me ) gets lotta better. Seperti ada dukungan lebih, ada energi yang saling mengkokohkan satu sama lainnya.

It was not easy at the very beginning but, it was worth the try. Pada akhirnya, we ourselves will adjust for every kind of situations. Trust me. Dari apa yang gue rasakan, bersahabat sama diri sendiri itu adalah hal yang paling menenangkan. Seperti apa yang selalu Mamah gue bilang kalau beliau lihat anaknya kebingungan, "Kamu mau pergi kemanapun ngga akan ngaruh, kalau ngga di mulai dari diri kamu sendiri." And voila! Apa yang Mamah gue bilang, itu benar adanya! Karena gue punya keyakinan kalau sebenarnya juga the universe also within us! :)






Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Doesn't Really Matter

People these days, sure easily talk about others. Wether it is in social media or in the real life. But mostly on social media, people th...